
SDCP BORONG PRESTASI FTBI 2026! LIMA SISWA MASUK KATEGORI PEMENANG, KEPALA SEKOLAH APRESIASI PARA PEMBINA
PATTALLASSANG, TAKALAR –Kamis, 29 Oktober 2026,. Prestasi membanggakan kembali mengukir nama UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang (SDCP) dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Takalar. Sebanyak lima siswa berhasil masuk kategori pemenang pada berbagai cabang lomba. Capaian ini menjadi kabar menggembirakan sekaligus bukti nyata bahwa SDCP terus melahirkan generasi muda yang berbakat, kreatif, percaya diri, dan memiliki kecintaan terhadap bahasa serta budaya daerah.
Keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian dalam sebuah perlombaan, melainkan hasil dari proses panjang yang melibatkan latihan, kedisiplinan, kesungguhan, serta pendampingan yang konsisten. Para siswa telah menunjukkan keberanian untuk tampil, mengembangkan kemampuan, dan memberikan yang terbaik sesuai dengan bidang lomba yang diikuti.
FTBI menjadi panggung bagi peserta didik untuk mengekspresikan bakat sekaligus membuktikan bahwa bahasa daerah tetap memiliki tempat penting di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam membangun kepercayaan diri, mengasah kreativitas, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya leluhur.
🏆 Lima Siswa SDCP Bersinar di Ajang FTBI 2026
Adapun lima siswa UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang yang berhasil masuk kategori pemenang FTBI 2026 tingkat Kabupaten Takalar adalah sebagai berikut:
- Abraham Afriady Ningrat – Juara 1 Mendongeng Bahasa Makassar Putra.
- Dzakiyah Thalita Delima – Juara 1 Mendongeng Bahasa Makassar Putri.
- Jihan Nur Alifah – Juara 1 Menulis Cerpen Bahasa Makassar.
- Salman Al Farizi – Juara 1 Komedi Tunggal Bahasa Makassar Putra.
- Muhammad Nur Fahri Ikhsan – Juara 1 Pidato Bahasa Makassar Putra.
Kelima siswa tersebut berhasil menunjukkan kemampuan yang membanggakan dalam bidang masing-masing. Cabang mendongeng menuntut kemampuan bertutur, penghayatan cerita, dan ekspresi yang menarik. Lomba menulis cerpen mengasah imajinasi, kreativitas, serta keterampilan menuangkan gagasan ke dalam tulisan. Sementara itu, komedi tunggal melatih keberanian, kecerdasan mengolah cerita, dan kemampuan menghibur melalui tuturan yang kreatif. Adapun lomba pidato menuntut penguasaan materi, artikulasi, keberanian, serta kemampuan menyampaikan pesan secara terstruktur.
Keberhasilan dalam berbagai cabang lomba tersebut memperlihatkan bahwa peserta didik SDCP memiliki potensi yang beragam. Dengan pembinaan yang tepat, potensi itu dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi bekal penting bagi masa depan mereka.
Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya agar tidak ragu menggali bakat dan mencoba berbagai pengalaman baru. Setiap anak memiliki keistimewaan dan kesempatan untuk berkembang. Karena itu, sekolah terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya kreativitas, keberanian, karakter, dan semangat berprestasi.
🌟 Ibu Dra. Siswaty M. Bangga, Pembina Mendapat Apresiasi
Kepala UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang, Ibu Dra. Siswaty M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan kelima siswa tersebut. Capaian ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar SDCP karena para peserta didik mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus membawa nama baik sekolah dalam ajang pengembangan bahasa dan budaya daerah.
Ibu Siswaty M. menilai bahwa keberhasilan siswa tidak datang begitu saja. Di balik setiap prestasi, terdapat proses panjang yang membutuhkan kesabaran, ketekunan, kedisiplinan, dan dukungan dari berbagai pihak. Siswa yang berani tampil di hadapan orang banyak tentu telah melalui tahapan latihan dan persiapan yang memerlukan kesungguhan serta semangat pantang menyerah.
Secara khusus, Ibu Siswaty M. memberikan apresiasi kepada para pembina yang telah bekerja keras mendampingi dan melatih siswa. Dedikasi para guru dalam membimbing peserta didik merupakan bagian penting dari keberhasilan ini. Mereka tidak hanya mengajarkan teknik dan keterampilan lomba, tetapi juga menanamkan keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keyakinan kepada siswa agar mampu memberikan penampilan terbaik.
Ucapan terima kasih dan penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas peran guru sebagai pendidik sekaligus pembimbing bakat. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran di kelas, tetapi juga memiliki peran besar dalam menemukan potensi tersembunyi peserta didik dan mengantarkan mereka menuju berbagai kesempatan untuk berprestasi.
Apresiasi Kepala Sekolah diharapkan semakin menumbuhkan semangat para pembina untuk terus berinovasi dalam melaksanakan pembinaan. Kerja sama yang baik antara kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang produktif dan berorientasi pada pengembangan potensi anak.
Bagi Ibu Siswaty M., prestasi ini bukan hanya tentang piala dan penghargaan, melainkan juga tentang proses pendidikan yang berhasil membangun keberanian, karakter, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa. Setiap pencapaian merupakan langkah berharga untuk mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan tanpa melupakan akar budaya daerahnya.
📚 FTBI Menjadi Bukti Kecintaan terhadap Bahasa Ibu
Festival Tunas Bahasa Ibu memiliki peran penting dalam memperkenalkan, mengembangkan, dan melestarikan bahasa daerah di kalangan generasi muda. Bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga menyimpan nilai-nilai kehidupan, kearifan lokal, sejarah, serta identitas masyarakat yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya.
Melalui kegiatan mendongeng, siswa belajar menyampaikan cerita dan pesan moral dengan cara yang menarik. Melalui penulisan cerpen, mereka mengembangkan daya imajinasi sekaligus memperkaya kemampuan literasi dalam bahasa daerah. Komedi tunggal menjadi ruang untuk mengekspresikan kreativitas secara lisan, sedangkan pidato melatih kemampuan menyampaikan gagasan dan pesan kepada khalayak.
Dengan demikian, keikutsertaan siswa SDCP dalam FTBI merupakan bagian dari pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan berkomunikasi, dan penghargaan terhadap kebudayaan sendiri.
Di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, pelestarian bahasa daerah membutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama sekolah dan keluarga. Anak-anak perlu diberikan kesempatan untuk menggunakan, mempelajari, dan mengembangkan bahasa daerah dalam kegiatan yang menyenangkan dan bermakna.
SDCP berupaya menjadikan kegiatan pengembangan bakat sebagai bagian dari proses pendidikan yang berkelanjutan. Melalui pembinaan yang terarah, siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang terbuka terhadap kemajuan zaman, tetapi tetap mengenal dan menghargai identitas budayanya.
💐 Prestasi yang Menjadi Motivasi untuk Terus Melangkah
Keberhasilan lima siswa dalam FTBI 2026 menjadi tambahan semangat bagi seluruh keluarga besar UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan prestasi. Capaian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki potensi yang dapat dikembangkan apabila memperoleh kesempatan, pendampingan, dan dukungan yang memadai.
Sekolah berharap keberhasilan tersebut dapat menginspirasi peserta didik lainnya untuk berani mencoba, tekun berlatih, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Prestasi bukan hanya milik siswa yang sudah memiliki kemampuan menonjol, tetapi juga dapat diraih oleh siapa pun yang bersedia belajar, berusaha, dan terus memperbaiki diri.
Kebanggaan ini juga menjadi milik para guru dan pembina yang telah memberikan kontribusi nyata dalam perjalanan prestasi siswa. Semoga apresiasi yang diberikan oleh Kepala Sekolah menjadi penyemangat untuk terus mendidik dengan sepenuh hati, membimbing dengan kesabaran, dan melahirkan generasi yang unggul dalam berbagai bidang.
Dengan semangat “SDCP Keren, Unggul dalam Prestasi dan Bermartabat,” UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang terus berkomitmen membangun budaya prestasi, memperkuat karakter peserta didik, serta mendukung pelestarian bahasa dan budaya daerah.
Selamat kepada Abraham Afriady Ningrat, Dzakiyah Thalita Delima, Jihan Nur Alifah, Salman Al Farizi, dan Muhammad Nur Fahri Ikhsan atas pencapaian membanggakan dalam FTBI 2026. Selamat pula kepada para pembina yang telah mendampingi siswa dengan penuh dedikasi.
Semoga prestasi ini menjadi awal dari semakin banyak keberhasilan berikutnya, membawa kebanggaan bagi sekolah, keluarga, dan Kabupaten Takalar, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerah.
SDCP KEREN! TERUS BERPRESTASI, LESTARIKAN BAHASA DAERAH, DAN UKIR KEBANGGAAN UNTUK TAKALAR! 🏆🎉