
Lestarikan Budaya melalui Bahasa Ibu, Bapak Paharuddin Gunakan Bahasa Makassar dalam Arahan Senin Nasionalisme
Takalar ., Senin, 6 April 2026:; UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui kegiatan Senin Nasionalisme yang dilaksanakan hari ini. Dalam momentum upacara bendera tersebut, Paharuddin, S.Pdtampil memberikan arahan dengan menggunakan Bahasa Makassar sebagai bahasa ibu.
Penggunaan Bahasa Makassar dalam penyampaian arahan menjadi warna tersendiri yang penuh makna dan sarat nilai budaya. Dalam pidatonya, beliau memberikan apresiasi kepada para petugas upacara yang telah melaksanakan tugas dengan baik, sekaligus memuji kedisiplinan siswa yang mengikuti upacara dengan tertib dan penuh semangat. Tidak hanya itu, beliau juga mengingatkan seluruh warga sekolah untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, menghargai sesama, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap sekolah sebagai tempat menimba ilmu.
Menariknya, setiap pesan yang disampaikan dengan Bahasa Makassar terasa lebih menyentuh dan mudah dipahami oleh peserta didik. Hal ini tidak hanya mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap bahasa daerah sebagai identitas budaya yang harus dijaga bersama.
Suasana upacara terasa lebih hidup, hangat, dan penuh kekeluargaan karena para siswa tampak antusias menyimak arahan dalam bahasa yang akrab dengan kehidupan sehari-hari mereka. Bahkan beberapa siswa terlihat semakin percaya diri ketika mendengar Bahasa Makassar digunakan secara resmi dalam kegiatan sekolah.
Kepala UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang, Dra. Siswaty M, menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal di lingkungan pendidikan. Beliau menegaskan bahwa penggunaan Bahasa Makassar di sekolah merupakan langkah nyata dalam menjaga eksistensi bahasa daerah di tengah arus modernisasi.
Sebagai kepala sekolah, beliau juga terus mendorong seluruh guru untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran maupun kegiatan rutin sekolah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter peserta didik yang mencintai budaya dan jati dirinya.
Dengan kegiatan ini, UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang tidak hanya menanamkan nilai nasionalisme, tetapi juga memperkuat jati diri budaya peserta didik. Diharapkan generasi muda ke depan menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta bangga akan warisan budaya daerahnya, khususnya Bahasa Makassar sebagai bahasa ibu yang harus terus dilestarikan dan diwariskan dari generasi ke generasi.