
Perbaiki Adab Anak Usia Dini, Ibu Subaedah, S.Pd Beri Arahan dalam Senin Nasionalisme UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang
Takalar — Senin, 11 Agustus 2025 Upacara bendera yang dikemas dalam kegiatan Senin Nasionalisme di UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang pada pagi ini berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan rutin tersebut tidak hanya menjadi sarana menumbuhkan semangat nasionalisme, tetapi juga wadah pembentukan karakter siswa sejak dini.
Pada kesempatan kali ini, salah satu guru, Ibu Subaedah, S.Pd, menyampaikan arahan khusus mengenai pentingnya memperbaiki adab pada anak usia dini. Menurutnya, adab yang baik adalah pondasi utama bagi keberhasilan anak di masa depan. “Kepintaran itu penting, tapi adab yang baik adalah kunci untuk dihormati dan disayangi. Tanpa adab, ilmu yang kita miliki akan kehilangan maknanya,” ungkapnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Ia juga mengajak siswa untuk membiasakan sikap sopan santun dalam keseharian, menghormati guru, saling menghargai antar teman, berbicara dengan bahasa yang baik, serta menjaga perilaku di dalam maupun di luar sekolah. Penanaman adab sejak usia dini diharapkan akan membentuk karakter positif yang melekat kuat hingga dewasa kelak.
Suasana semakin meriah ketika diumumkan penghargaan Kelas Terbersih Minggu Ini yang jatuh kepada Kelas 5 Wolter Monginsidi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari pihak sekolah atas upaya siswa dan wali kelas dalam menjaga kebersihan ruang belajar, taman kelas, dan lingkungan sekitar. Siswa-siswa Kelas 5 Wolter Monginsidi tampak bangga dan senang menerima pengakuan tersebut di depan teman-temannya.
Kepala UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang, Ibu Dra. Siswaty M, yang hadir memimpin kegiatan, menyampaikan rasa bangganya. “Saya sangat senang melihat anak-anak kita menunjukkan semangat untuk memperbaiki adab sekaligus menjaga kebersihan sekolah. Adab yang baik akan menjadi pondasi untuk meraih masa depan yang gemilang, dan menjaga kebersihan adalah bagian dari keimanan yang harus kita pupuk setiap hari,” ujarnya dengan penuh semangat.
Kegiatan Senin Nasionalisme ini ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh salah satu pelaksana upacara Bendera hari ini sebagai wujud rasa syukur dan permohonan agar seluruh siswa terus membiasakan perilaku terpuji, berdisiplin, serta mampu menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan membanggakan orang tua, sekolah, serta bangsa.